. i . s p e a k . m y . m i n d .

' Badai's posts with tag: [kilas]kisah

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag [kilas]kisah
Blog EntryLil GalApr 29, '08 2:17 AM
for everyone
Anak perempuan itu mendatangi meja kami. Kulit kecoklatan dengan raut muka memelas. Jilbab hitam menutupi rambut.

Semula kami hanya memberi isyarat tangan 'no, thank you', karena sebelumnya sudah banyak pengamen dan peminta sumbangan yang datang menghampiri sehingga lama-lama kami bosan dan kehabisan uang receh.

Anak perempuan itu tetap bertahan di ujung meja.

Sekali lagi kami memberi isyarat 'tidak, terima kasih' supaya ia lekas pergi.

Ia tetap tak bergeming.

Kami yang sedang makan cuma saling pandang sejenak, lalu kembali meneruskan santapan. Ya sudah, kalau tak mau pergi biarkan ia tetap disana.

Tiba-tiba meja kami berguncang bagai dilanda gempa skala rendah.

Anak perempuan itu, di ujung meja, terisak-isak dan berlinang airmata, tangannya menggoyang2kan meja seakan menginginkan seluruh perhatian kami tertumpah padanya. Look at me! I'm so small and hopeless. Please give me some money!

Kami yang sedang makan kembali saling pandang.
Mungkin anak perempuan itu kelaparan.
Masih ada makanan berlebih, nanti kita beri dia saja.
Tapi ia tidak tampak lapar.
Pokoknya jangan beri dia uang, pasti nanti akan disetorkan pada koordinatornya.
Ataukah kita memang harus memberi dia uang, karena tampaknya anak itu dikejar target setoran sampai menangis-nangis begitu.


Lewat tatapan mata dan isyarat tangan kami berdiskusi sejenak, lalu seorang kawan mencoba mengajak bicara pada anak perempuan putus asa itu.

"Adik duduk sini, ikut makan sama kita, tapi jangan goyang2 meja lagi ya..."

Anak perempuan itu diam saja. Mengabaikan tak mengindahkan.

Namun tak lama kemudian dia kembali menangis dan meja kami kembali diguncang2.
Kawan saya hampir hilang kesabaran. "Adik duduk sini! Ikut makan! Tapi jangan goyang2 meja!"

Dia pun terdiam.





Lama.





Sampai akhirnya dia berlari meninggalkan meja kami sambil berteriak lantang:
"MONYEEEEEEEEEEET!!!!!!!!!"





:(






Empati berganti antipati.




Blog EntryWaktu BiruJul 18, '07 3:25 AM
for everyone
Kawan, mari kita kenang kisah lalu

...

Dipanggil Tengku
kawanku yang bermata sayu
tak pernah jemu duduk membatu

tetapi padaku
perempuan-perempuan itu mengadu
karena telah ditelanjangi oleh matamu

ketika kusampaikan keberatan itu
kau tertegun dan berbisik dalam seru
' kenapa, aku pun tak tahu..
..mau-ku mengalahkan malu-ku '

syukurlah seiring waktu
walaupun sedikit meragu
kau bisa batasi pandang yang menyapu

tapi kenapa perempuan-perempuan itu tetap mengadu

oya Tengku,
hapus dulu ingusmu itu

...

Walaupun kerap dianggap angin lalu
suatu ketika Tengku bertanya makna hidup padaku
kenapa manusia lahir untuk mati, dan seterusnya begitu

sejujurnya aku cuma terpaku
ramai di benak tapi di mulut bisu
maafkan jika tak terjawab tanya-mu

tapi apa yang terbersit dalam dirimu, Tengku
kala arus itu menyengat dari gardu
menghempasmu ke tembok batu

mungkin hidup bagimu cuma ambigu
hingga tinggalah jasadmu terbujur kaku
menghujam kami dalam sendu

bagaimanapun, Tengku
hidup-mu membuatku hargai hidup-ku

oya Tengku,
aku mau seka ingusku dulu

...

*in memoriam of Tengku Dedi Aulia, our beloved friend from high school*

Blog EntryHappy Spring DayFeb 17, '07 10:37 PM
for everyone


parental advisory
I have nothing against Chinese people. These stories below are based on true events, and it's not meant to be racist whatsoever. Enjoy ajalah!



chapter 1

Ungut namanya
teman jalan bareng sepulang sekolah
waktu itu kami baru kelas satu
dan Ungut cuma punya buku tulis satu

dulu buku tulis itu milik kakaknya
terus isinya dihapus supaya bisa dipakai Ungut
kelak ia pun harus menghapus tulisannya
supaya buku tulis itu bisa dipakai sang adik

tapi karena terlalu sering ditulis dan dihapus
buku tulis itu sudah keburu koyak

.

miskinkah?

.

pelitkah?


chapter 2

Marshal namanya
ikutan ngetop sewaktu booming F4
karena wajahnya sangat mirip Dao Ming Shi

di kampus lain ceritanya
cat mobilnya sering digores-gores
oleh mereka yang gak suka sama dia

ada yang bilang karena dia 'terlalu tampan'
ada yang bilang karena dia Cina
padahal Marshal baik orangnya

padahal kalau mobilnya digores-gores begitu
bisa jadi Marshal berbalik jadi orang tidak baik
meski ia tetaplah seorang Cina yang 'terlalu tampan'


chapter 3

boss 1: "Baca deh. Ini ada SMS tidak menyenangkan dari salah satu klien kita yang gak puas."
< boss 2 langsung naik darah setelah membaca SMS tsb yang penuh dengan ancaman dan intimidasi >
boss 2: "Sinting! SMS siapa ini?"
< boss 1 kemudian menyebut nama salah satu klien pengirim SMS tsb >
boss 2: "Dasar Cina! Brengsek! Bakar aja rumahnya! Bakar!"
< boss 1 keheranan >
boss 1: "Excuse me, Ma'am. But you're 100% Chinese."
< ganti boss 2 yang keheranan >
boss 2: "So what? Jadi sesama Cina harus dibelain walaupun dia brengsek gitu? You asshole!"



Blog EntrySemestinya Itu SajaOct 18, '06 5:14 PM
for everyone

keluarga itu menepikan gerobaknya
sang suami menggelar plastik di trotoar
sekedar untuk tempat rebah sang istri dan bayi mereka
istirahat hari ini, besok berkelana lagi

hidup mungkin hanya putaran roda yang tersuruk bagi mereka
berputar berat dan l a  m   b    a     n

entah mengapa, kami bagai terpekur melihatnya
segala keluh kesah 'semestinya begini begitu' jadi tiada makna

semestinya kami bersyukur
itu saja

saya dan kawan akhirnya kasak-kusuk
maaf ya, maukah mereka disumbang?
sebaiknya dalam bentuk apa?
berapa nilai uang yang pantas?

tapi kebimbangan tak lama
sang suami menyambut uluran tangan kami
membungkuk dalam-dalam tanda syukur
maaf ya, merepotkan
mungkin seperti tersirat pada si gerobak tua

kami pun beranjak meninggalkan keluarga itu
tiada lain kecuali kesadaran dalam diri

karena semestinya kami bersyukur
itu saja


Blog EntryMobil 'Rese'Aug 3, '06 12:03 AM
for everyone

Sore itu di jalur 3 in 1. Sebuah Toyota Cressida B 1350 BX tampak berjalan lamban di jalur cepat. Mobil ini juga kerap mengambil jalur di tengah ruas jalan sehingga mobil2 di belakangnya jadi terhalang.

Kami yang berada di belakang mobil itu jadi dibuat jengkel.

"Rese amat sih mobil di depan!"

"Lihat, mana penumpangnya cuma dua orang! Kena tilang baru nyaho luh!"

"Nyaho dot com?" [ini komentar gak penting]

Setelah beberapa kali klakson, akhirnya mobil itu menepi ke jalur yang benar. Mobil kami pun menyusul.
Dengan sewot kami memandang ke dalam mobil 'rese' tersebut.

Tampak dua orang penumpangnya sedang asyik mengobrol dengan seru, lengkap dengan seragam kebesaran mereka.

Kami cuma bisa tersenyum kecut.

"O, polisi toh..."


Blog EntryKodrat VS NasibJul 11, '06 4:43 AM
for everyone


tubuhnya pendek
kulitnya legam
pembawaannya ceria
tapi kenapa dia suka pamer pantat di kelas ya?
"Itu sih bawaan Kodrat..."

tubuhnya mungil
kulitnya pucat
pendiam dan kuyu
ih kenapa hidungnya selalu beringus ya?
"Namanya juga Nasib..."

catatan:
Ini kisah nyata kedua teman sekelas saya sewaktu SD dulu, masing2 namanya adalah Kodrat dan Nasib.
Seingat saya Nasib tinggal kelas lebih dulu, berikutnya Kodrat. Entah bagaimana kabar mereka sekarang...



 


Blog Entrys.e.c.a.r.a.B.o.g.o.r.Jul 4, '06 10:58 PM
for everyone

ALKISAH tersebutlah empat ksatria dan seorang putri
mereka bergabung dalam suatu tugas mulia: mencari Narcissus

Empat ksatria bertemu dari empat arah mata angin
sebelum mereka berpacu menuju tanah Buitenzorg
untuk menjumpai sang putri

Penantian di kedai singgah membuka mata para ksatria
ketika seorang anak jalanan yang dahaga
nyaris terlempar ke pintu kaca
oleh gamparan tangan pengawal kerajaan

Kehadiran sang putri meredakan suasana
empat ksatria dan seorang putri pun mengatur rencana

Syahdan tibalah mereka di hutan luas
perbekalan telah disiapkan
doa pun dipanjatkan
agar semua tugas tertunaikan

Adakah Narcissus di sana
di tepi kolam teratai
di pepohonan tumbang
di pintu air berkarat
di undakan tangga tua

Adakah Narcissus mempunyai ilmu sihir
karena senjata ksatria tiba-tiba tak bisa digunakan
di dekat rumpun bambu yang melengkung sempurna
bagai gerbang menuju istana antah berantah

Adakah Narcissus gemar bermain-main
tatkala ia menggoda sang putri
dengan sosoknya yang tak terlihat

Pohon baobab jadi saksi
saat petualangan dituntaskan
menjelang mentari tenggelam

Di kedai singgah terakhir
Narcissus pun muncul
menyalami para petualang sejati

Kesadaran timbul sesudahnya
bahwa Narcissus ada dimana-mana
termasuk di dalam diri
empat ksatria dan seorang putri.



Blog EntryAdik Kecil [chapter 1 & 2]May 16, '06 12:41 AM
for everyone

chapter 1

adik kecil sedang apa
padahal bulan sudah purnama
seharusnya sudah mimpi terbang ke sana
tapi kenapa kamu masih terjaga

adik sedang gaul oom
mau nonton midnite di studio xxi
filmnya terserah mama papa
sambil nunggu kan bisa duduk di sofa empuk
dan adik masih bisa lihat bulan purnama
di sini dari jendela kafe starbucks

[sabtu malam, afternight life, e.x./plz indonesia]


chapter 2

adik kecil sedang apa
padahal bulan sudah purnama
seharusnya sudah mimpi terbang ke sana
tapi kenapa kamu masih terjaga

adik sedang kerja oom
mesti cari makan sendiri kalau lapar
gak boleh nangis kalau kehujanan
gak ada tempat selain di atas jembatan
tapi dari sini adik bisa lihat bulan purnama
lebih gede malah

[sabtu malam, another afternight life, jembatan uki]


Blog EntryMy Funny Friend And MeApr 7, '06 3:14 AM
for everyone

SENANGnya kemarin bertemu dengan seorang teman, secara telah lama tak bersua, teman yang tak mau disebutkan namanya ini juga adalah sarana ngobrol yang seru, mulai obrolan berbobot sampai chit-chat gak penting.

Hi!!! [dari jauh teman saya sudah memanggil]

[dari jauh saya langsung menampakkan raut wajah kecewa]  Yaaah, berarti kita jodoh dunk...

Huh? Maksud lo?

Iya, tau gak tadi gw sempet kepikiran lo, terus dalam hati terucap kalo kebetulan ketemu berarti kita emang jodoh neh. Dan faktanya kita ketemu kan? [ekspresi menyesal]

Huh? Maksud lo? [PLETAK!]

Huahahaha, akhirnya saya bisa tertawa lagi setelah seharian tadi perang dingin sama flu.  Teman saya ini memang kocak, cuek, aneh, weirdo, wacko, dan seumur hidup kenal dia saya baru sekali lihat dia pakai rok (ya waktu jaman SMU dulu, kikiki).  Serunya ngobrol sama dia adalah saya bisa menyerap beberapa kosakata baku yang mungkin sudah tersingkir dari ingatan.

Seperti ketika saya curhat tentang status hubungan yang terakhir.

Ooo jadi hubungan kalian itu resiprok

Resiprok? Apa tuh, varietas baru jeruk keprok ya?

Resiprok itu artinya saling berbalas gitu lho

Hmm, kalo cinta tak berbalas? Un-resiprok?

Kalo cinta tak berbalas ya berarti un-break my heart aja kali.  Kikikiki!  [kemudian temanku bicara serius lagi]  Tapi bagusnya perasaan lo itu tidak dilandasi cinta platonik

Huh?  Apaan lagi tuh?

Sesuatu yang sepertinya musykil, kayaknya gak mungkin aja.  Seperti harapan cinta lo ke gw.  Bagai pungguk merindukan bulan.  Gak mungkinlah.  Hagh!!! [jurus karate]

Musykil?  Sodaranya Mus Mujiono? [kepala benjol, tapi teteup keukeuh nanya]

Hiattt!!! [jurus karate part II]

Sebelum berpisah dengan tambahan pengetahuan kosakata baru, saya memberinya pertanyaan mengenai kondisi yang saya alami sekarang.

Lo pilih mana, menyintai atau dicintai?

[berpikir sejenak]

Gw pilih keduanya

Gak bisa, mesti pilih salah satu! Gimana sih lo?

Huh? Jadi ini salah gw?  Salah temen2 gw?

[berhubung pembicaraan udah gak penting, jadi saya potong sampai di sini]

 


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help