. i . s p e a k . m y . m i n d .

ReviewReviewReviewReviewSTIFF: OtoMAYATis RomantisFeb 13, '08 11:53 PM
for everyone
Category:Books
Genre: Science
Author:Mary Roach
Satu lagi buku seru yang dapat menambah khazanah pengetahuan kita. Tentang MAYAT! Cocok dibaca berdua si dia di sofa empuk berteman penganan nikmat dan coklat hangat sementara hujan deras menderai di atap ;p

Beberapa bahasan menarik di dalam buku ini:
1. Mau ikut kursus penyegaran anatomi wajah dan face-lift? Sayang, hanya terbatas untuk para ahli bedah kecantikan ternama di AS, dan pastinya mahal karena mereka berpraktek menggunakan penggalan kepala mayat segar.

HER: "Emang kepala mayat mahal ya, Mas?"
HIM: "Kayaknya. Kepala kakap aja mahal kalo di restoran Padang, tapi enak lho!"
HER: "Gembuuuul!"


2. Piknik yuk di lereng bukit Knoxville di Tennessee. Di hamparan rumputnya banyak yang sedang berbaring berjemur, atau kadang berteduh di bawah rimbun pepohonan. Mereka adalah mayat2 manusia yang dibiarkan membusuk, ada yang telanjang, ada yang berbusana lengkap, ada yang dikubur dangkal, ada yang ditanam dalam beton, ada yang dibungkus kantong plastik, dll. Semua ini adalah ladang penelitian bagi para ahli ilmu forensik.

HER: "Mas, aku takut..."
HIM memanfaatkan kesempatan ini dengan cerdas ;p


3. Cangkok kepala? Sudah pernah berhasil dilakukan pada hewan2 percobaan. Cangkok kepala manusia? Hmmm beberapa percobaan ekstrim pernah dilakukan sejak abad pertengahan. Masalahnya hingga kini para ahli bedah belum dapat  menyambung saraf tulang belakang dengan kepala donor. Jika di masa depan hal itu dapat dilakukan, OMG, mungkin hal ini bakal jadi kontroversi terheboh setelah teknologi kloning manusia. Well, we'll see.

HER: "Mas, lucu kali ya, kalo di masa depan kepalaku dicangkok ke badan Angelina Jolie."
HIM: "Iya say, tapi bisa aja pada saat itu Angelina Jolie udah jadi nenek2 keriput."
HER: "Huuh, ini kan cuma pengandaian..."
HIM: "Iya say, iya. Kalo gitu Mas juga mau ganti bodi sama yang lebih padat berisi: Pamela Anderson!"


4. Cemilan menyehatkan abad 12: gula2 manusia. Dalam artian sebenarnya lho, yaitu mayat manusia (umumnya kakek2) yang direndam dalam madu selama 100 tahun. Niscaya ampuh untuk menyembuhkan borok/luka. Cukup dimakan sedikit2 saja, sehingga dapat juga menjadi kudapan ringan bersama keluarga tercinta.

HER: "Kudapan ringan? KUDAPAN RINGAN? PAKE DAGING MAYAT?"
HIM: "Ehm, mendingan icip2 daging hidup ya, say..."
PLAK!!!


5. Promesa, adalah sebuah perusahaan pupuk di Swedia yang tengah mengembangkan pembuatan kompos organik berteknologi tinggi. Bahannya? Mayat manusia. Dibekukan lalu dicacah dan digiling. Ya, kasarnya begitu. Bagaimanapun, tindakan ini sudah mendapat restu dari Raja Carl Gustav dan Gereja Swedia.

HIM: "Pindah kesana yuk!"
HER: "Kyaaaa, hijrah ke Swedia?"
HIM: "Bukan, kita pindah ke depan perapian. Di sini dingin, sayang."
HER menatap HIM penuh cinta. Lalu ikutan pindah ngejogrok di depan tungku kayu bakar sambil nunggu rebusan singkong matang.


6. Pada abad 18, untuk membangunkan kembali orang yang mati suri, digunakan berbagai teknik mutakhir pada saat itu: telapak kaki diiris silet, jarum ditusukkan di balik kuku, besi panas dimasukkan lewat 'jalan belakang', sampai penggunaan alat penjepit puting dengan berbagai variasi. Berminat?

HIM: "Hahaha, kalo jepit2 puting sih aye juga doyan!"
HER toyor HIM pake linggis.


7. Sekilas kremasi:
Kulit dan rambut dalam sekejap hangus terbakar. Penggumpalan panas protein otot menyebabkan otot berkontraksi sehingga tubuh seolah2 menekuk. Penghancuran jaringan lunak berangsur-angsur memperlihatkan bagian2 kerangka. Telah diamati bahwa otak terutama tahan terhadap pembakaran selama kremasi, bahkan ketika ruang tengkorak telah hancur berkeping2, otak terlihat seperti bongkahan gelap yang agak lengket. Akhirnya tulang punggung tampak setelah organ2 menghilang,  tulangnya putih berkilauan dalam api dan kerangkanya pecah berantakan...

HER: "Ngomong2 kremasi, jadi pengen dikramasi..."
HIM: "Krembong di salon maksut yey? Hyuuuuk ya yuuuuk..."


Buku ini memang berbeza!


41 CommentsChronological   Reverse   Threaded
arienarien wrote on Feb 14
mas, aku pikir kamu mayat..
hkhkhkhkhkkkk.. kangen kamuuuuuuhhhh
duniamaya wrote on Feb 14
wakakakaka.. serem ajah
gimana klo buku tentang MAYA, tanpa T =D
alvian wrote on Feb 14
minjem dong...
fickleboon wrote on Feb 14
mas aku juga maaauu...
dikasih coklat en voucher krimbat seumur hidup *wink wink*

aldi ih bacaannya, pinter yah! bisa dipake buat cari kesempatan dalam kesempitan ;P
duabadai wrote on Feb 14
peyuuuuuuuk!
duabadai wrote on Feb 14
bole2... dalam rangka menulis buku itu, berarti gw harus tinggal bersama di rumah lo dunk?

*memanfaatkan situasi dgn cerdas*
ydiani wrote on Feb 14
kegunaan mayat lebih pas kyknya ya :)

pinjeeem bukuna...
duabadai wrote on Feb 14
boleh, kartu anggotanya mana mas?
duabadai wrote on Feb 14
hadoooh, silaken dipraktekin sama abang ya....

;p
ydiani wrote on Feb 14
isi bukunya apa ilustrasinya ?
alvian wrote on Feb 14
kan udah dikasih tadi kartu anggotanya..gimana sih??????
icalsensei wrote on Feb 14
ada edisi indonesah??
arashi82 wrote on Feb 14
jadi pengen nanya

*menyodorkan mic*
prof. aldi jadi-jadian, berapa lama pembakaran manusia berlangsung hingga menjadi bentuk abu?
duabadai wrote on Feb 14
iya.. iya.. sebelumnya daptar dulu jadi downline gw ya... ;p

*aktivis MLM*
duabadai wrote on Feb 14
maap om, kita gag terima ktp

;p
duabadai wrote on Feb 14
maksut?
duabadai wrote on Feb 14
ada keknya... cari aja di toko buku kesayangan anda

*gw baca yg edisi urdu*
duabadai wrote on Feb 14
ehem
*membalik2 halaman buku*

ehem... di sini sih gag disebutin waktu persisnya... gimana kalo kita study tour aja ke krematorium cilincing?
*jadi muncul ide nyeleneh*
icalsensei wrote on Feb 14
trus itu
him hernya syapah?
duabadai wrote on Feb 14
mainkan imajinasimu

;p
trasyid wrote on Feb 14
teteup.. gak suka bau mayat.. palagi yang udah diawetin..
*pa kabar mas?
gintsya wrote on Feb 14
ahahahahahaha kayaknya seru..pinjem dunks
katumbiri wrote on Feb 14
gue blum slese baca ini....:D padahal dah lumayan lama tergeletak tanpa pembaca di RR.....buku yang kocak...beneran...gw baru baca bagian yang bedah plastiknya doang....si penulisnya kocak banget
arashi82 wrote on Feb 14
jia....*twink twink*
katumbiri wrote on Feb 14
jia....*twink twink*
uhm.....lirik kanan kiri serasa ada yang menoel tapi ga keliatan orangnya
chezumar wrote on Feb 14, edited on Feb 14
Mary Roach yang nulis? Gw suka artikel komedi dia di Reader's Digest Asia.

Poin ke 1 ttg latihan bedah plastik pada mayat, bisa di lihat prosesnya di salah satu episode nip/tuck. Dipilih yang segar supaya kekenyalannya kulit/otot/tulang masih mirip manusia hidup. Daripada dokter bedah plastiknya bayar, itung-itung barter mendingan mayat segar diserahin keluarganya ke dokter supaya dipermak dulu sebelum masuk funeral parlor.

Belakangan malah jadi inget serial "Six Feet Under".





dalus wrote on Feb 14
emang seru tu buku, lucu lagi! ^_^
lifawall wrote on Feb 14
Hwakakaka, lucu bgt. pengen jadinya.......
duabadai wrote on Feb 15
katanya bau mayat kadal(uarsa) itu awet kekal ya Guh? ceritain dunk pengalamannya berhubungan dengan kadaver...

*kabar baek... :)
duabadai wrote on Feb 15
silakan hubungi sdri Jia di RR

*liat reply di bawah, kkkkk*
duabadai wrote on Feb 15
Jia, how much I envy you of having lots of book in RR....
duabadai wrote on Feb 15
iya, Mary Roach itu yg nulis di Reader's Digest..

gw malah blm pernah nonton nip/tuck ataupun six feet under, hkkkk katanya bagus2 sih, cuma gag sempet aja...

duabadai wrote on Feb 15
hoaaa, dah baca juga ya?

*tosss*
duabadai wrote on Feb 15
beli dong Fa, yg edisi Scottish ada gag? hehe...
lifawall wrote on Feb 15
beli dong Fa, yg edisi Scottish ada gag? hehe...
boro-boro.... Fa seneng yg bahasa Indonesia
Comment deleted at the request of the author.
duabadai wrote on Feb 27
hahaha such a cute gift dunk, buku ttg mayat, hahahah!

:D
moronnic wrote on Feb 27
hahaha such a cute gift dunk, buku ttg mayat, hahahah!

:D
tdnya mo ngasih mayat beneran,,,,,

tapi nyari lo gak ketemu2 :D
duabadai wrote on Feb 27
husss husss

*langsung bakar menyan tolak bala*
moronnic wrote on Feb 27
husss husss

*langsung bakar menyan tolak bala*
ga usah pake menyan...

pake parfum Bvlgari Homme ajah...
duabadai wrote on Feb 27
Bvlgari Extreme lebih enak tuh
Add a Comment
How would you rate this book? (optional)
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help